Kangen (puisi Mellow untukmu, Honey…..)
Perlahan kau datang dalam hidupku
mencoba memberi warna
mencoba menghapus luka dari derita lama
aku memberanikan diri, memberi kesempatan itu kepadamu…
dan aku mulai bisa membuka hati
perlahan kau menawarkan sapu tangan
dengan santun kau minta, kuijinkan menyeka darah
yang terus mengalir dari lukaku yang mendera
aku menegarkan hati, membiarkanmu mengobati dan darah itu mulai berhenti
perlahan kau berikan sayang
perhatian tulus, pengertian dan dukungan
kau limpahkan cinta agar aku lupa
aku memberi hati menerima ketulusanmu
dan aku mulai mampu menyingkirkan nyeri
terimakasih, Sayang….
tapi akankah cinta ini sungguh akan jadi milikku???
aku berharap kau tak akan pernah pergi
agar aku tak pernah lagi merasakan nyeri
aku mau mencintaimu dengan sepenggal hati
(yang kukumpulkan dari puing luka yang tersisa)
menyayangimu dengan setulus rasa
sampai ajal datang menjemput…
dan aku boleh menutup mata
dengan menyimpan namamu di hatiku hingga denyut terakhir jantungku.
Aku mungkin hanyalah gugusan huruf dalam hidupmu
yang memberimu ribuan kata untuk merangkai kalimat
aku mungkin hanya nyata dalam maya
berbahagia dengan impian dan pikiran
mencoba mencintai dengan sepenuh hati
Ya, maafkan aku dengan segala rasaku
(jika kehadiranmu tidak sepenuhnya memberi apa yang kau butuhkan)
tiada aku akan memaksakan diri
cukup kusimpan sayangku sendiri
dalam hati sunyi, dalam ruang di mana aku dapat mengenangmu
selamanya…. sepuas hati…..
Sayang….,
jangan biarkan ruang itu menjadi sunyi kembali
ijinkan ruang itu dipenuhi cahaya matahari
bukan lagi ruang redup nan sepi
biarkan wangi ceria lemon grass dan tangerine
dan sesayup harum camelia menyapa hening
I love U, Ich liebe dich… Honey!