Thursday, February 26, 2009

Peranan Mama terhadap gangguan komunikasiku dengan Honey…

Kemaren aku absent ya….?? Iya, karena aku emang ga sempat OL. Aku berangkat ke Medan, mo jemput Mama yang pulang dari “petualangan” di East Borneo. Karena nyampenya udah jam 7-an malam, Mama kurang nekad jalan sendiri, ya, sebagai putri yang manis aku setuju menjemputnya di POLONIA.

Sejujurnya (bukan berarti aku ga jujur sebelumnya), kepulangan Mama ini membuatku sedikit worry. Aku sudah bisa bayangkan apa yang akan terjadi dengan kehidupanku, pasca ketemu Mama lagi setelah 2 bulan memproklamirkan diri menjadi orang merdeka dan mandiri….. Bukan berarti aku ga inginkan Mama ada didekatku… bahkan aku pernah bilang, 2 bulan ga bersama-sama menyisakan kerinduan koq di hatiku… karena diam-diam aku juga kangen dicereweti (selain kangen sama masakannya yang bisa bikin aku jadi genduuuutttt). Tapi klo cerewetnya Mama sampai mengganggu kenyamanan, itu yang jadi masalah…. !

Ceritanya tadi malam, setelah jemput Mama di Polonia, dalam perjalanan Medan - Pematangsiantar Honey telpon sampai berjam-jam. Eh si Mamanya ga trima, katanya apa ga cape ngobrol terus…???  Aku masih senyum. saja menanggapi (walau sudah mulai jengkel) Akibatnya setelah telepon terputus, (padahal masih kurang jika dibandingkan dengan rutinitas dan habbits sebelumnya), kutinggal tidurlah jadinya…

Nah bangun tadi kan ada telepon “selamat pagi” lagi. Kali ini aku yang mulai… tapi karena Honey buru-buru mo ke kantor, harus cepat-cepat mandi, benar-benar hanya sempat say: “Good morning, Dear…”. Dalam perjalanan ke Kantor Honey telpon dan akupun sama-sama lago OTW ke Kantor. Hanya saja, bakalan gawat nih… kenyamanan komunikasi bisa terganggu karena mama yang over protektif. Gimana donk Honey??? I’ll miss U kebanyakan deh.. karena kata-kata yang ada dan ingin kusampein padamu ga sempat nyampe…

Kudu pintar-pintar cari selahnya deh jadinya…. Gimana mengatasi hal ini, Honey??? Aku kangen nih!

Posted by Olin73 at 09:18:24
Comments

Leave a Reply